Klik Aja Disini :
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan

Ramadhan Meningkatkan Ketakqwaan dan Keshalehan Individual Sosial

Selasa, 01 Juli 2014 | 0 komentar

KBRN, Jakarta. Dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 133-135 disebutkan ciri-ciri orang bertakwa sebagai “…orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di saat lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan; Dan (juga) orang-orang yang apabila berbuat keji atau menganiaya diri sendiri (maka) mereka ingat kepada Allah lalu memohon ampun atas dosa-dosanya dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak mengulangi perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui”.

Ketakwaan hampir identik dengan keshalehan, baik secara individual ataupun sosial. Keshalehan individual biasanya berkenaan dengan hubungan langsung manusia dengan Allah (hablum minna Allah), sedangkan keshalehan sosial berkaitan dengan hubungan sesama manusia atau mahluk hidup (hablum min an-naas). Islam mengajarkan keseimbangan keshalehan individu dan sosial karena hubungan manusia dengan Rabb-nya terkait erat dengan kebajikan yang dilakukan dengan manusia lain.
          

Dalam konteks ini, ibadah puasa (shaum) di bulan Ramadhan merupakan media untuk meningkatkan kualitas ketakwaan manusia. Secara eksplisit, al-Qur’an menggambarkannya dalam surat al-Baqarah ayat 183, “
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertakwa”. Dengan demikian, ibadah puasa telah diwajibkan pada umat-umat sebelum umat Rasulullah SAW serta memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan ketakwaan manusia. Sangat lumrah seandainya umat Islam sangat bergembira menyambut datangnya bulan Ramadhan mengingat bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan dan penuh dengan keberkahan. Bulan Ramadhan menjadi sarana untuk introspeksi diri (muhasabah) atas tahun yang telah dijalaninya seraya optimis menyambut tahun yang akan datang.
          

Bulan Ramadhan setiap tahun memberikan nuansa baru dan selalu berbeda bagi kehidupan kaum muslimin. Hal ini tidak terlepas dari berkah bulan Ramadhan yang tak habis-habisnya menghampiri kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan umat Islam selalu merindukan kehadiran bulan Ramadhan karena keagungan dan kemuliaan bulan itu. Bergembira menyambut datangnya bulan Ramadhan bahkan memperoleh derajat yang tinggi bagi umat Islam yaitu terhindar dari siksa api neraka. Di samping itu, pada bulan Ramadhan banyak peristiwa monumental bagi umat Islam, seperti turunnya al-Qur’an, perintah berpuasa, malam lailatul qadr, dibukanya pintu-pintu surga, di-ijabahnya doa setiap manusia, dan masih banyak lagi lainnya. Keberkahan bulan Ramadhan tersaji dalam tiga fase: sepuluh hari pertama bulan Ramadhan merupakan rahmat bagi umat Islam, sepuluh hari kedua merupakan fase ampunan atas dosa, serta sepuluh hari ketiga merupakan fase untuk membebaskan diri dari siksa api neraka (sebagaimana hadist yang diriwayatkan al-‘Uqaili, Ibn Huzaimah, al-Baihaqi, dan al-Asbahani). 
         

Fase-fase itu bertahap yang bermula dari limpahan rahmat bulan Ramadhan yang dirasakan umat Islam. Mulai dari indahnya kebersamaan berbuka dan makan sahur, kesehatan fisik dan mental, khusuknya beribadah, kebahagiaan berbagi dengan sesama, dan lain sebagainya. Kemudian umat Islam memasuki fase pengampunan dengan memperbanyak ibadah mahdhah dan ghair mahdhah, melakukan keutamaan-keutamaan berpuasa, dan lain sebagainya. Doa yang dipanjatkan orang berpuasa memperoleh derajat yang tinggi dan di-ijabah Allah SWT. Setelah mengalami dua fase sebelumnya, umat Islam masuk tahap terakhir yaitu terbebas dari siksa api neraka dan lahir kembali dalam kesucian dan kemuliaan. Semua fase ini dilakukan secara integral, menyeluruh, dan tidak melepaskan satu fase dari fase lainnya. Untuk memudahkan manusia melampaui fase-fase tersebut, Allah SWT menganugerahkan keberkahan dan kenikmatan pada bulan Ramadhan di mana pintu-pintu surga dibukakan, pintu neraka ditutup, dan para syetan diikat dan dibelenggu. 
Secara individu, umat Islam pada bulan Ramadhan diharuskan mengendalikan diri, menahan nafsu, dan mengontrol tindakannya dengan pedoman dan koridor yang ditetapkan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Bulan Ramadhan mengajarkan kedisiplinan dalam segala hal: beribadah, bekerja, dan rutinitas lainnya. Setiap aktivitas umat Islam dilakukan dengan tepat waktu, tepat cara, dan tepat tujuannya. Secara sosial, bulan Ramadhan menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan golongan masyarakat kurang mampu, merasakan penderitaan fisik-mental kaum dhuafa, serta membantu mereka. Sebuah hadist yang diriwayatkan Ibn Huzaimah bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Allah SWT memberi pahala bagi orang yang (menyediakan makanan) untuk berbuka puasa (misalnya) seteguk air susu, kurma, atau minuman lainnya. Dan barangsiapa memberi makanan pada orang yang berpuasa, Allah akan memberinya minum dari air telaga-Nya (yang apabila) seseorang minum darinya maka ia tidak akan pernah merasa haus (selamanya) sampai masuk ke surga. Barangsiapa membebaskan hamba sahaya (pada bulan Ramadhan), Allah akan memberi ampunan dan menyelamatkannya dari siksa api neraka sampai ia masuk surga. (Dan ketahuilah) bahwa bulan Ramadhan minggu pertama adalah rahmat. Pertengahannya adalah ampunan dan (minggu) terakhir adalah pembebasan dari api neraka”.
          

Memahami makna dan keutamaan 
bulan Ramadhan menghasilkan pemahaman komprehensif tentang keberkahan bulan Ramadhan dan makna puasa bagi umat Islam. Interaksi sosial yang telah tercerai berai dan individual kembali disatukan oleh tali Ramadhan, nafsu dunia yang sangat dominan diintrospeksi lagi, keserakahan dinetralkan kembali, serta dosa-dosa dibersihkan kembali oleh sejuknya berpuasa. Atas dasar itu, bulan Ramadhan menjadi sarana bagi umat Islam untuk berlomba-lomba meraih keutamaan, keindahan, dan kebaikan. Dan manusia yang beruntung adalah yang memperoleh kebaikan dan keutamaan itu, sedangkan yang merugi adalah manusia yang melewati begitu saja bulan Ramadhan, tanpa memperoleh apa-apa.
 
(Dr. H. Fahrudin Sukarno, MHI - Dosen UIKA Bogor)



Sumber Url : Ramadhan Meningkatkan Ketakqwaan dan Keshalehan Individual Sosial
Continue Reading

Ormas desak Pemkot Bogor Tutup THM

Senin, 30 Juni 2014 | 0 komentar

Bogor (Antaranews Bogor) - Organisasi masyarakat Keluarga Muslim Bogor (KMB) mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk tegas menutup tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan.

Ketua Keluarga Muslim Bogor (KMB) KH Fachrudin Sukarno mengatakan, bila pemerintah kota tidak tegas, pihaknya akan melakukan penutup tempat hiburan malam (THM) dengan menggerakkan massa yang ada.

"Apabila wali kota dan aparat penegak hukum Kota Bogor tidak berani menutup tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan, kami dari Ormas Islam yang akan menutup THM yang ada di Kota Bogor," ujar Fachrudin di Bogor, Jumat.

Fachrudin mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Wali Kota Bogor untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan.

Isi surat tersebut selain meminta wali kota tegas menutup tempat hiburan malam, juga meminta agar pemerintah kota menertibkan rumah makan atau restoran yang buka pada siang hari saat bulan puasa.

"Untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan, Wali Kota wajib menutup tempat hiburan malam dan menertipkan rumah makan yang buka di siang hari," ujar Fachrudin.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima Arya mengatakan bahwa pemerintah kota telah mengelarkan edaran terkait penutupan tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan.

"Kami sudah mengeluarkan kebijakan bahwa selama Ramadhan tidak ada THM yang beroperasi. Kalau ada akan kita tindak dan berikan sanksi," ujar Bima.

Bima menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat terkait dalam fungsi pengawasan dalam menjalankan kebijakan penutupan THM selama Ramadhan, sehingga bila ada yang melanggar akan di tindak dengan dicabut izin usahanya.

Sementara itu, terkait dengan penertiban rumah makan yang beroperasi siang hari, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menjelaskan aturan selama Ramadhan adalah pihak restoran boleh buka dengan ketentuan.

"Untuk restoran kebijakan yang kita keluarkan boleh tetap buka dengan ketentuan, beretika, tidak buka blak-blakkan, tetapi ditutup dengan tirai agar tidak terlihat dari luar," ujar Ade.

Ade mengatakan pertimbangan tetap boleh buka bagi rumah makan, karena tidak semua warga Kota beragama Islam, sehingga juga perlu mendapat toleransi.

"Kalau semua tutup, bagaimana nanti yang nonmuslim mereka jadi terganggu karena tidak bisa makan," ujar Sekda.
Editor: Naryo

Continue Reading

Walikota Bogor Diminta Tegas Tutup THM dan Warung

| 0 komentar

BOGOR-KITA.com – Walikota Bogor dan Kepolisian Bogor Kota diminta tegas menegakkan penutupan tempat hiburan malam (THM) dan rumah makan selama bulan suci Ramadhan.Hal ini dikemukakan Ketua Keluarga Muslim Bogor (KMB), Fahruddin Sukarno kepada PAKAR, di Bogor, Jumat (27/6). “KMB sudah mengirimkan surat ke Walikota Bogor agar menutup THM selama bulan puasa,” tandas Fahruddin.
Fahruddin Sukarno menambahkan, imbauan ini tidak hanya ke walikota saja, tapi juga kepada aparat kepolisian, agar ikut berperan menertibkan THM tersebut. “Jika ada THM yang beroperasi maka organisasi kemasyarakatan akan mengambil tindakan untuk menutupnya,” katanya, seraya menambahkan KMB akan melakukan pemantauan terhadap operasi THM itu.
Ditambahkan, apabila Walikota Bogor dan aparat penegak hukum yakni kepolisian  tidak berani menutup THM selama bulan suci Ramadhan, KMB yang akan menutupnya.
"Itu untuk pemkot dan kepolisian harus tegas jangan sampai ada THM yang membandel apalagi kongkalikong dengan pengelola THM," kata dia.
Walikota Bogor juga harus tegas terhadap rumah makan dan  restoran. "Restoran yang buka siang hari juga harus ditertibkan guna menghormati orang yang sedang berpuasa," tandasnya. [] Harian PAKAR/Admin

Continue Reading

Koalisi Muslim Bersatu Targetkan 65 Persen Suara Untuk Prabowo-Hatta

Jumat, 13 Juni 2014 | 0 komentar




BOGOR (KabarPublik) – Setelah resmi menyatakan dukungannya melalui pembacaan deklarasi serta penandatanganan bukti dukungan di atas spanduk sepanjang lebih dari 10 meter kepada pasangan Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta, sejumlah ulama dan tokoh masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB) menargetkan perolehan 65 persen suara bagi pasangan Capres-Cawapres bernomor urut 1 tersebut.

“Kami siap memenangkan Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden, dan menargetkan perolehan suara sebesar 65 persen,” kata Ketua Keluarga Muslim Bogor Fachrudin Sukarno.

Menurut Fachrudin, para ulama dan tokoh masyarakat sepakat mendukung Prabowo-Hatta demi terwujudnya Indonesia bangkit, memberikan kesejahteraan untuk semua Indonesia yang akan diwariskan kejayaannya kepada anak dan cucu.
Menurut Facrudin, dalam Koalisi Muslim Bersatu tersebut tergabung delapan organisasi Islam dan ormas kepemudaan se-Bogor Raya.

Delapan organisasi masyarakat tersebut di antaranya, Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Santri Membangun (Gasibu), Persatuan Umat Islam (PUI), Muhammadiyah, Garis, dan Hasmi.

Pembacaan Deklarasi dan penandatanganan dukngan ini turut dihadiri oleh Walikota Bogor yang juga Politisi PAN, Bima Arya dan Ketua MUI Kota Bogor, Adam Ibrahim. Keduanya mengaku hadir tidak mewakili jabatannya tetapi sebagai politisi dan sebagai pendiri Pondok Pesantren yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta. (Wd)



Continue Reading

Dukungan Ulama bagi Pasangan Kandidat Pemilu Presiden Terus Mengalir

| 0 komentar



Jakarta, Indonews - Pemilihan umum presiden yang akan berlangsung pada 9 Juli 2014 mendatang, agaknya menjadi magnet sendiri  bagi banyak pihak untuk berpartisipasi, termasuk kalangan ulama. Sejumlah ulama pada Sabtu (07/06) memberikan dukungannya kepada calon presiden dan wakil presiden, baik nomor urut satu atau dua.

Di Bogor, sejumlah ulama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB) menyatakan dukungannya pada pasangan kandidat bernomor urut satu. Mereka mengharapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Hatta dapat memberikan perhatian pada sektor keagamaan.

"Harapan ulama pada kepemimpinan Prabowo-Hatta supaya memberikan perhatian pada pembangunan keagamaan," kata Pendiri Pondok Pesantren Baitul Rohim KH Adam Ibrahim dalam deklarasi KMB di Kota Bogor, Jawa Barat.

KH Adam Ibrahim yang juga ketua MUI Kota Bogor, menyebutkan, pembangunan keagamaan yang dimaksudkan adalah lewat pendidikan moral dan akhlak. Menurut Adam, sosok Prabowo yang dinilai tegas, menjadi teladan para ulama untuk memberikan dukungannya.

KH Adam Ibrahim memaknai pemilihan presiden tahun ini bahwa dua pasangan calon yang tampil adalah putra-putra terbaik bangsa.
Namun Adam berpandangan bahwa sosok yang mewakili perjuangan para ulama ada pada diri Prabowo-Hatta.

"Sebagai pemikiran itjihad ulama khususnya di Bogor, dalam kondisi perpindahan kekuasaan dari presiden lama ke yang baru pastinya Prabowo sosok yang diharapkan. Karena persyaratan jadi pemimpin itu dalam istilah Sunda, pesagih ilmunya, gagah badannya, tegas orangnya, demokrasi, itulah pemimpin yang tangguh," ujarnya. (Ant)


Continue Reading

Ulama Harap Prabowo Bangun Sektor Keagamaan

| 0 komentar




Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB), mengharapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dapat memberikan perhatian pada sektor keagamaan.


Jakarta, Aktual.co — Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB), mengharapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dapat memberikan perhatian pada sektor keagamaan.

"Harapan ulama pada kepemimpinan Prabowo-Hatta supaya memberikan perhatian pada pembangunan keagamaan," kata Pendiri Pondok Pesantren Baitul Rohim, KH Adam Ibrahim, dalam acara deklarasi Koalisi Muslim Bersatu di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6).

KH Adam Ibrahim yang juga ketua MUI Kota Bogor, menyebutkan, pembangunan keagamaan yang dimaksudkan adalah lewat pendidikan moral dan akhlak.

Menurut Adam, sosok Prabowo yang tegas menjadi teladan para ulama untuk memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut pertama tersebut.

KH Adam Ibrahim memaknai pemilihan presiden tahun ini bahwa, dua pasangan calon yang tampil adalah putra-putra terbaik bangsa. Pada diri kedua pasangan calon presiden tersebut, lanjut KH Adam, ada sosok tegas, dan jujur. Hanya saja sosok yang mewakili perjuangan para ulama ada pada diri Prabowo-Hatta.

"Sebagai pemikiran itjihat ulama khususnya di Bogor, dalam kondisi perpindahan kekuasaan dari presiden lama ke yang baru pastinya Prabowo sosok yang diharapkan. Karena persyaratan jadi pemimpin itu dalam istilah Sunda, pesagih ilmunya, gagah badannya, tegas orangnya, demokrasi, itulah pemimpin yang tangguh," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Keluarga Muslim Bogor yang juga ketua Koalisi Muslim Bersatu, Fachrudin Sukarno menyebutkan, sosok Prabowo memiliki kebijakan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Menurutnya, visi dan misi Prabowo-Hatta jelas dari segala aspek, di bidang hukum tegas dan berkeadilan, di bidang ekonomi baik nasional maupun internasional, bidang pendidikan, serta mengelola aset bangsa tanpa campur tangan aset.

"Kita semua mengharapkan dari sisi ulama, kepemimpinan Prabowo-Hatta ke depan ada keberpihakan terhadap pondok pesantren. Sebagai orang yang tumbuh di lingkungan pondok pesantren, saya merasakan belum ada perhatian yang maksimal, seperti infrastruktur, dan anggaran. Pondok pesantren selalu di anak tirikan, padahal dia lembaga pendidikan yang strategis," ujar Fachrudin.
 (Ant)




Continue Reading

Bima Hadiri Deklarasi Pendukung Prabowo-Hatta

| 0 komentar




Heibogor.com - Ketua Dewan Pimpinan Partai (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya hadiri deklarasi pendukung calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) Prabowo-Hatta yang digelar oleh Koalisi Muslim Bersatu (KMB) di Kantor KMB, Jalan Pajajaran, Sabtu (07/06/14).

Dalam kegiatan ini, ratusan massa pendukung Prabowo-Hatta, yakni para organisasi masyarakat (Ormas), para santri Pesantren. Dalam sambutannya, Bima Arya menjelaskan testimoni tentang Hatta Rajasa semenjak ikut dalam pemerintahan.

”Kita harus memilih yang profesional dalam membawa Indonesia yang lebih maju,” ujar Bima, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor, kepada pendukung capres dan cawapres bernomor satu di Kantor KMB, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (07/06/14).

Di tempat yang sama, Ketua Keluarga Muslim Bogor Fakhrudin, mengatakan dalam deklarasi ini semuanya bersatu untuk mendukung capres dan cawapres bernomor urut satu.

”Dengan ini, kita yakin Prabowo dan Hatta sebagai sosok yang tegas yang membawa Indonesia jauh lebih baik,” ungkap dia. Visi dan misi, lanjut dia, Prabowo dan Hatta Rajasa ini meyakinkan kita akan adanya kemajuan di bidang ekonomi, hukum, dan sosial, serta dapat membangun budaya Indonesia. ”Visi keduanya sama dengan kami, jadi kami sepakat mendukung penuh kemenangan Prabowo dan Hatta Rajasa,” tegas dia.

Selain itu, dia pun mengatakan, ikut mendukung suksesnya Pilpres 2014 dengan mendukung Prabowo-Hatta, yang menurutnya bisa membangun Indonesia. Penandatanganan di atas kain putih, dilakukan ratusan pendukung Prabowo-Hatta Rajasa yang diikuti oleh Ketua DPP PAN Bima Arya, sebagai Steering Committee (SC) Prabowo Subianto. (Rief/AS) –



Continue Reading

Bima Arya & Koalisi Muslim Bersatu Deklarasi Dukung Prabowo-Hatta

| 0 komentar




BOGOR - Dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Rajasa datang dari Bogor.

Deklarasi dilakukan beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Pesantren yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB).

Acara deklarasi ini dihadiri juga oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Deklarasi dukungan bagi Prabowo-Hatta dilakukan di kantor Kantor Keluarga Muslim Bogor di Jalan Pajajaran, (7/6).
Dihadapan pendukung Prabowo-Hatta, Bima Arya sempat menyampaikan testimoninya tentang Hatta Rajasa. Dalam deklarasi tersebut, pendukung Prabowo-Hatta juga melakukan tanda tangan bersama di atas kain putih sebagai salah satu bentuk komitmen untuk mendukung Prabowo-Hatta.

Ketua Keluarga Muslim Bogor H. Fakhrudin, menyatakan Koalisi Muslim Bersatu ini bersepakat mendukung Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta Rajasa, karena visi-misi keduanya sesuai dengan visi-misi Keluarga Muslim Bogor.

"Karena kita memiliki satu visi dan misi dengan Prabowo-Hatta.

Apa yang disampaikan oleh Pabowo-Hatta, di bidang hukum, ekonomi, sosial dan budaya, itu semua kita anggap sebagai visi misi yang sesuai dengan visi misi Keluarga Muslim Bogor,dan kita anggap bahwa prabowo-hatta ini pasangan yang ideal untuk memimpin bangsa ini," tandasnya.(Ki)



Continue Reading

KMB Dukung Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Hatta

| 0 komentar




BOGOR, FOKUSBOGOR.com Ratusan masa Keluarga Muslim Bogor (KMB), mendeklarasikan dukungannya ke pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo – Hatta. Deklarasi ini berlangsung di  markas KMB, berlokasi di Jln Warung Jambu, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (7/06/2014).

Segenap alim ulama, organisasi keagamaan serta organisasi sayap kanan Partai Gerindra dan PAN yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB) menjadi tim pemenangan pasangan nomor urut satu pada Pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 mendatang.

"Kami disini berkumpul untuk mendukung Prabowo-Hatta menjadi Presiden RI. Mereka pasangan yang mempunyai visi serta misi yang tegas kepada rakyat dan negara," tegas Ketua Relawan KMB, Safrudin Soekarno.

Dikatakan, bukan tanpa alasan pihaknya mendukung Prabowo-Hatta untuk memimpin Indonesia di pentas dunia. Sikap tegas serta kemampuan mumpuni dalam strategi berpolitik yang dimiliki oleh mantan Danjen Koppasus tersebut menjadi nilai plus diantara pasangan calon presiden lainnya.

"Puluhan tahun bertugas sebagai seorang tentara maka tidak akan diragukan lagi ketegasan dalam memberantas korupsi di negeri ini,"katanya.

Dalam deklarasi yang dihadiri oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Ketua MUI Kota Bogor, Adam Ibrahim, turut pula dilakukan aksi tanda tangan masal diatas kain putih sepanjang 50 meter sebagai bukti dukungan terhadap pasangan Prabowo-Hatta.

Aksi deklarasi yang dilakukan pihaknya diharapkan dapat meraup raihan suara sebesar 65 persen kepada pasangan nomor urut satu. "Di Kota Bogor kami targetkan suara yang masuk sebesar 65 persen kepada Prabowo-Hatta," tegasnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya tak ketinggalan turut memberikan testimoni dihadapan ratusan masa pendukung terkait pasangan Prabowo-Hatta."Dengan bapak Jokowi dan JK saya sering berdiskusi di berbagai kesempatan. Namun dengan Pak Hatta Radjasa hubungannya lebih intim lagi,"kata Bima.

Di mata Bima, sosok Hatta Radjasa merupakan sosok family man yang selalu dekat dengan keluarganya. "Beliau selalu melibatkan keluarga dalam segala keputusan yang diambil,"ujarnya.

Selain sosok family man, Ketua Umum PAN tersebut merupakan sosok negarawan yang paham betul permasalahan ekonomi serta politik di negeri ini. "Beliau sudah 4 kali menjadi menteri. Pengalamannya sudah tak diragukan lagi," pungkasnya.
Editor   :  tarwono



Continue Reading

Bima Arya Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Hatta di Bogor

| 0 komentar


Walikota Bogor DR. Bima Arya bersama Ketua Koalisi Muslim Bersatu DR. H. Fahrudin Sukarno serta Ketua MUI Pusat Bid. Hubungan Luar Negeri KH. Muhyidin Junaedi


Bogor - Dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta Rajasa datang dari Bogor. Deklarasi dilakukan beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Pesantren yang tergabung dalam Koalisi Muslim Bersatu (KMB).

Acara deklarasi ini dihadiri juga oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Deklarasi dukungan bagi Prabowo-Hatta dilakukan di kantor Kantor Keluarga Muslim Bogor di Jalan Pajajaran, Sabtu (7/6/2014).

Dihadapan pendukung Prabowo-Hatta, Bima Arya sempat menyampaikan testimoninya tentang Hatta Rajasa. Dalam deklarasi tersebut, pendukung Prabowo-Hatta juga melakukan tanda tangan bersama di atas kain putih sebagai salah satu bentuk komitmen untuk mendukung Prabowo-Hatta.

Ketua Keluarga Muslim Bogor H. Fakhrudin, menyatakan Koalisi Muslim Bersatu ini bersepakat mendukung Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta Rajasa, karena visi-misi keduanya sesuai dengan visi-misi Keluarga Muslim Bogor.

"Karena kita memiliki satu visi dan misi dengan Prabowo-Hatta. Apa yang disampaikan oleh Pabowo-Hatta, di bidang hukum, ekonomi, sosial dan budaya, itu semua kita anggap sebagai visi misi yang sesuai dengan visi misi Keluarga Muslim Bogor,dan kita anggap bahwa prabowo-hatta ini pasangan yang ideal untuk memimpin bangsa ini," tuturnya.(ndr/fjr)



Continue Reading

Koalisi Muslim Bersatu Deklarasi Dukung Prabowo-Hatta

| 0 komentar


Menandatangani spanduk dukungan sepanjang 10 M, Madiqtera ikut serta menandatangani 


REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor mendeklarasikan diri untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Deklarasi para ulama dan tokoh masyarakat tersebut digelar di Sekretariat Keluarga Muslim Bogor (KMB), Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6), yang ditandai dengan pembacaan deklarasi serta penandatanganan bukti dukungan di atas spanduk sepanjang lebih dari 10 meter.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua MUI Kota Bogor Adam Ibrahim, dan sejumlah tokoh agama lainnya. "Kami menamai deklarasi ini sebagai Koalisi Muslim Bersatu (KMB) yang siap memenangkan Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Ketua Keluarga Muslim Bogor, Fachrudin Sukarno.

Dalam deklarasi tersebut, para ulama dan tokoh masyarakat sepakat untuk mendukung kemenangan pasangan Prabowo-Hatta, demi terwujudnya Indonesia bangkit, memberikan kesejahteraan untuk semua Indonesia yang akan diwariskan kejayaannya kepada anak dan cucu. "Dukungan ulama dan tokoh masyarakat se Bogor Raya untuk pasangan Prabowo-Hatta," ujar Fachrudin.


Menurut dia, dalam Koalisi Muslim Bersatu tersebut tergabung sebanyak delapan organisasi Islam dan ormas kepemudaan se-Bogor Raya. Delapan organisasi masyarakat tersebut diantaranya, Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Santri Membangun (Gasibu), Persatuan Umat Islam (PUI), Muhammadiyah, Garis, dan Hasmi.

Fachrudin mengatakan, Koalisi Muslim Bersatu (KMB) menargetkan 65 persen suara untuk calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Hatta di wilayah Bogor. Sementara itu, Bima Arya yang hadir dalam deklarasi ulama se-Bogor Raya dalam Koalisi Muslim Bersatu memenangkan Prabowo-Hatta menyatakan kehadiran dirinya tidak melanggar aturan.


Menurutnya kehadiran dirinya bukan pada hari kerja sebagai wali kota. Sehingga tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan. Begitu juga dengan Ketua MUI Kota Bogor, Adam Ibrahim mengaku hadir sebagai pendiri Pondok Pesantren yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta. "Saya berdiri disini tidak membawa MUI, saya sebagai pendiri Pondok Pesantren yang menyatakan dukungan untuk Prabowo-Hatta," kata pemilik Pondok Pesantren Baitul Rohim tersebut.


Continue Reading

Ulama dan Tokoh Bogor Dukung Prabowo-Hatta

Kamis, 12 Juni 2014 | 0 komentar


Ketua MUI Kota Bogor, Adam Ibrahim mengaku hadir sebagai pendiri Pondok Pesantren Baitur Rohim yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta.


INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan mendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Deklarasi para ulama dan tokoh masyarakat tersebut digelar di Sekretariat Keluarga Muslim Bogor (KMB), Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (7/6/2014), yang ditandai dengan pembacaan deklarasi serta penandatanganan bukti dukungan di atas spanduk sepanjang lebih dari 10 meter.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua MUI Kota Bogor Adam Ibrahim, dan sejumlah tokoh agama lainnya.

"Kami menamai deklarasi ini sebagai Koalisi Muslim Bersatu (KMB) yang siap memenangkan Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Ketua Keluarga Muslim Bogor Fachrudin Sukarno.
Dalam deklarasi tersebut, para ulama dan tokoh masyarakat sepakat mendukung Prabowo-Hatta demi terwujudnya Indonesia bangkit, memberikan kesejahteraan untuk semua Indonesia yang akan diwariskan kejayaannya kepada anak dan cucu.

"Dukungan ulama dan tokoh masyarakat se-Bogor Raya untuk pasangan Prabowo-Hatta," ujar Fachrudin.

Menurut Facrudin, dalam Koalisi Muslim Bersatu tersebut tergabung delapan organisasi Islam dan ormas kepemudaan se-Bogor Raya.

Delapan organisasi masyarakat tersebut di antaranya, Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Santri Membangun (Gasibu), Persatuan Umat Islam (PUI), Muhammadiyah, Garis, dan Hasmi.

Fachrudin mengatakan, Koalisi Muslim Bersatu (KMB) menargetkan 65% suara untuk calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Hatta di wilayah Bogor.

Sementara itu, Bima Arya yang hadir dalam deklarasi ulama se-Bogor Raya dalam Koalisi Muslim Bersatu memenangkan Prabowo-Hatta menyatakan kehadiran dirinya tidak melanggar aturan.
Menurutnya kehadirannya bukan pada hari kerja sebagai wali kota, sehingga tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.

Begitu juga dengan Ketua MUI Kota Bogor, Adam Ibrahim mengaku hadir sebagai pendiri Pondok Pesantren yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

"Saya berdiri di sini tidak membawa MUI, saya sebagai pendiri Pondok Pesantren yang menyatakan dukungan untuk Prabowo-Hatta," kata pemilik Pondok Pesantren Baitul Rohim tersebut.[ant]

Sumber Url : Ulama dan Tokoh Bogor Dukung Prabowo Hatta
Berita Terkait Url : Ulama dan Tokoh Bogor Dukung Prabowo Hatta
                              Bawaslu Simpulkan Tak Ada Pelanggaran Kampanye

Continue Reading
 
Support : Creating Website | Madiqtera | Mas Template
Copyright © 2014. RISALAH KMB - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger